Stadion-stadion Ramah Lingkungan

10 May

Di dunia ini terdapat banyak sekali stadiom-stadion olahraga, namun hanya beberapa saja stadion yang dalam pembuatannya memikirkan dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Inilah beberapa stadion yang ramah lingkungan :

Incheon Stadium terletak di kota Incheon, Korea Selatan. Stadion berkapasitas hingga 70 ribu penonton ini pernah digunakan saat Piala Dunia 2002 lalu dan akan dipakai untuk Asian Games 2014. Tribun stadion ini bisa menampung hingga 30 ribu orang sekaligus. Stadion dengan atap yang terbuka lebar ini tidak membutuhkan banyak listrik saat pertandingan digelar pada siang hari. Selain itu banyaknya sirkulasi udara di dalam stadion mengurangi penggunaan pendingin udara.

London Olympic Stadium akan dipakai saat upacara pembukaan Olimpiade London pada Agustus 2012 nanti. Stadion berkapasitas hingga 80 ribu penonton ini dibuka pada 2011 lalu. Fungsi stadion ini untuk cabang-cabang atletik. Struktur stadion ini dibuat dari bahan-bahan daur ulang. Sehingga ramah lingkungan, tapi tetap kuat.(Getty Images/Layne Murdoch)

Cowboys Stadium dibuka pada 27 Mei 2009 lalu dan menjadi kandang dari klub football Amerika, Dallas Cowboys. Stadion berkapasitas hingga 111 ribu penonton ini terletak di Arlington, Texas, Amerika Serikat. Yang membuat Cowboys Stadium ramah lingkungan ialah material atap stadion terbuat dari kaca tembus pandang yang dapat ditutup dan dibuka. Dengan teknologi ini stadion mampu menghemat listrik hingga 20 persen di siang hari. (Getty Images/Layne Murdoch)

Meadowlands Metlife Stadium dibuka pada 15 April 2010. Stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini terletak di New York, Amerika Serikat. Kandang klub New York Jets dan New York Giants ini dibangun dari 40 ribu ton baja, beton yang tidak beracun untuk tanah dan bangku-bangkunya dibuat dari plastik daur ulang.(Getty Images/Nick Laham)

Melbourne Rectangular Stadium dibuka pada 7 Mei 2010 dan berkapasitas hingga 30 ribu penonton. Atap stadion ini terdiri dari ribuan kaca berbentuk segitiga yang bisa mengurangi penggunaan listrik di siang hari. Lalu struktur stadion ini juga susunan strukturnya berbentuk segitiga dan bisa mengurangi penggunaaan baja hingga 50 persen. Ventilasi yang terbuka juga membuat stadion ini tak perlu menggunakan pendingin ruangan dalam jumlah banyak.Getty Images/Scott Barbour)

Shanghai Stadium diresmikan pada 1997 silam dan berkapasitas hingga 80 ribu penonton. Atap yang terbuka lebar dan banyak lubang ventilasi membuat penggunaan listrik di stadion ini sangat hemat. (Gettty Images/Feng Li)

“Sudah seharusnyalah kalau kita mau mebangun sesuatu yang baru di alam raya ini kita juga harus memikirkan apa dampak yang akan  kita timbulkan terhadapnya. Bangunan seindah apapun kalau hasilnya merugikan alam maka dampaknya akan datang pada kita juga sebagai penghuni alam ini. So, Go Green lah yang pastinya mah ^^ .” nna

credit : Yahoo!Indonesia

REUPLOAD @ MyRoom by nna

TAKE IT ALL WITH FULL CREDIT

Leave a opinion

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: